Site Museum Batujaya Karawang


Site Museum Batujaya Karawang
https://i1.wp.com/www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/fimages/Site_Museum_Batujaya.jpg
Secara administratif Situs Batujaya terletak di dua desa dan dua kecamatan, yaitu Desa Segaran (Kecamatan Batujaya) dan Desa Telagajaya (Kecamatan Pakisjaya) Kabupaten Karawang.
 
Selintas Museum :
Gedung Museum pada awalnya diperuntukkan sebagai Gedung Penyelamatan Situs Batujaya Kabupaten Karawang yang dibangun sejak tahun 2002 hingga 2004 dan masa Penataan 2 tahun (2005-2006). Namun kemudian berupaya dikembangkan sebagai museum meski masih dalam standar minimal hingga akhirnya  diresmikan pada bulan Oktoper 2006 oleh Denny Setiawan, Gubernur Provinsi Jawa Barat.
 
Tanggungjawab pengelolaan Site Museum ini berada pada UPTD Balai Pengelola Purbakala, Sejarah dan Nilai Tradisional, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat bersama Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang.
 
Pendirian museum mengacu pada visi “Menjadi pusat dokumentasi, informasi , sarana pembelajaran dan penelitian,  serta sebagai obyek wisata budaya andalan di wilayah Karawang” dan misi : “Menyelamatkan dengan mengumpulkan,  melestarikan, dan mengkomunikasikan benda tinggalan budaya yang ditemukan di Situs Batujaya kepada masyarakat luas” dengan tujuan sebagai berikut: menginformasikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat luas hasil penelitian para ahli mengenai situs dengan tujuan untuk menambah wawasan dan meningkatkan apresiasi pengunjungnya terhadap sejarah budaya masa lalu di daerah ini, serta  mengundang ahli yang berminat ingin menguak  sebagian “misteri” yang belum terungkap melalui penelitiannya.
 
Di daerah Batujaya  terdapat lebih dari 29 reruntuhan bangunan bata yang tersebar di kawasan Situs seluas 5 Km2. Kawasan Situs Batujaya pertamakali ditemukan pada tahun 1984 oleh Tim Jurusan Arkeologi- Universitas Indonesia. Selanjutnya secara intensif Situs Batujaya dilakukan Koleksi Museum   
 
Koleksinya terdiri atas kumpulan bukti material manusia atau lingkungannya yang berkaitan dengan Kawasan Percandian Situs Batujaya yang berlatar Buddhistik dan Situs Cibuaya yang berlatar Hinduistik. Koleksi berjumlah 165 buah, terdiri atas  artefak temuan dari Situs Batujaya dan beberapa dari Situs Cibuaya. Koleksi yang dipamerkan berupa keramik, votive tablet, amulet, bata berprofil, bata kunci, bata bercap kaki, bata bertulis, bata dari susunan stupa, pecahan kaca, manic-manik, arca, meriam, potongan kayu, kerangka manusia, gerabah (type buni). Disamping itu dipamerkan juga beberpa buku yang mengulas penelitian dan penanganan Situs Batujaya.
Site Museum Batujaya ini untuk menyimpan dan sekaligus memamerkan temuan-temuan artefaktual. Koleksi yang dipamerkan di museum ini berjumlah + 176 buah artefak berupa keramik, gerabah, fosil tulang binatang dan fosil tumbuhan, replika kepala arca manusia, dan binatang, manik-manik kaca dan tanah liat (terakota), berbagai bentuk bata. Disamping itu juga dipamerkan buku-buku yang berisi kepurbakalaan Situs Batujaya.

Sumber: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata

BEST ALTERNATIVE, FOR TOUR & RENTAL BUS COMPANY

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s